Tidak Dilarung, Jenazah ABK Direpatriasi

Thursday, 16 June 2016
Tidak Dilarung, Jenazah ABK Direpatriasi
persiapan serah terima jenazah dari Dit. PWNI dan BHI ke keluarga


Pada hari Jumat, 10 Juni 2016, proses persiapan pemulangan jenazah ABK yang meninggal di dekat perairan Uruguay atas nama Faozi telah selesai dilaksanakan. Dubes RI Buenos Aires secara langsung mengikuti proses penutupan peti jenazah. Sebagai informasi, pada tanggal 9 Juni 2016, KBRI Buenos Aires telah bekerjasama dengan Pusat Islam Uruguay untuk  menyolatkan jenazah secara Islam.

Pada hari Sabtu, 11 Juni 2016, jenazah diterbangkan dari Montevedio menuju Buenos Aires. Dilanjutkan dengan penerbangan dari Buenos Aires ke Amsterdam pada tanggal 13 Juni 2016. Selanjutnya jenazah diterbangkan dari Amsterdam ke Jakarta via Kuala Lumpur dengan KLM 0809 pada tanggal 14 Juni 2016  dan tiba di Bandara Sukarno Hatta Jakarta pada tanggal 15 Juni 2016 pukul 17.25.

Untuk proses selanjutnya, Kemlu telah menugaskan pejabat/staf untuk mengatur proses pengurusan jenazah di bandara Soekarno Hatta. Kemlu juga telah berkoordinasi dengan BNP2TKI dan agen perusahaan guna memastikan kelancaran proses pemulangan jenazah ke kampung halaman serta pemenuhan hak-hak ahli waris korban.

Proses penanganan kasus pemulangan almarhum Faozi ke tanah air melibatkan koordinasi erat antara Kemlu dengan KBRI Beijing dan KBRI Buenos Aires. Sebagaimana diketahui, pada awalnya pihak perusahaan mengambil kebijakan untuk melarung jenazah Faozi ke laut paling lambat pada minggu terakhir bulan Mei 2016. Namun melalui upaya cepat KBRI Beijing untuk menghubungi kantor pusat perusahaan di Dalian, Tiongkok, maka akhirnya pemilik perusahaan bersedia untuk mengubah keputusannya dan memutuskan untuk memulangkan jenazah Faozi ke tanah air. Pada proses berikutnya KBRI Buenos Aires secara terus-menerus mengawal proses otopsi hingga memastikan pemulangan jenazah ke tanah air.

Keberhasilan pemulangan jenazah almarhum Faozi ke tanah air merupakan bukti hadirnya negara dalam memberikan perlindungan terhadap hak-hak WNI/TKI. Pemerintah Indonesia telah dan akan terus melakukan upaya-upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak WNI yang menghadapi permasalahan di luar negeri.



Tags : 2016, abk, repatriasi

Komentar

Nama
Email
Komentar (Maximum characters: 140)
You have characters left.
Keamanan *

ketikkan kode di atas :


User Login
Daftar
Cek Perkembangan Kasus
Media Sosial

Direktorat Perlindungan WNI dan BHI

Jl. Pejambon No.6. Jakarta Pusat, 10110. Indonesia

No. Telp (+62 21) 381 31 86

Fax (+62 21) 381 31 52